Tampilkan postingan dengan label Tips Entrepreneur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Entrepreneur. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 November 2013

Tips Menghindari Penipuan Bisnis Investasi

Tips Menghindari Penipuan Bisnis Investasi


Tips Menghindari Penipuan Bisnis Investasi Dewasa ini, melakukan investasi bukan hanya sebagai ajang bisnis, tetapi juga sebagai kebutuhan dan bahkan menjadi gaya hidup tersendiri bagi sebagian kalangan.
Bagi kaum hawa, investasi sendiri identik dengan yang namanya perhiasan emas, sedangkan bagi kaum adam, investasi identik dengan rumah dan tanah atau properti.
Apapun jenis investasi yang Anda pilih, sebaiknya Anda berhati hati karena akhir akhir ini banyak beredar investasi palsu yang bukannya memberikan keuntungan, tetapi malah memberikan kerugian yang besar terhadap Anda.
Dalam berbisnis investasi, Anda tidak boleh hanya ikut ikutan trend atau ikut kata teman. Anda harus mengetahui secara pasti kelebihan dan kekurangan dari uang yang Anda investasikan.
Banyaknya penipu, oleh karena itulah Anda dituntut untuk lebih berhati hati sebelum menginvestasikan harta Anda.
Tips Menghindari Penipuan Bisnis Investasi
Untuk bisa terhindar dari kedok penipuan dengan modus bisnis investasi, beberapa hal di bawah ini mungkin akan sangat berguna untuk Anda lakukan:
Jangan malu untuk belajar
Jangan merasa malu atau minder untuk belajar bisnis investasi, apapun jenis investasi yang akan Anda pilih. Perbanyaklah mencari informasi seputar bisnis investasi yang kini bisa Anda dapatkan dengan mudah baik di media cetak, televisi maupun di media internet.
Anda juga bisa mengikuti berbagai macam seminar yang mulai banyak digalakan oleh para kumpulan pebisnis investasi. Dengan melakukan cara cara ini, diharapkan Anda bisa memiliki kumpulan pebisnis investasi property dan bisa menghindarkan diri dari penipuan.
Jangan mudah terayu dengan promo investasi
Jangan mudah tergiur dengan ajakan melakukan investasi dengan keuntungan yang diluar nalar. Misalnya saja ada yang mengajak Anda berbisnis investasi dengan modal hanya seratus ribu Rupiah dan dalam jangka waktu tiga bulan bisa menjadi tiga puluh juta Rupiah.
Bisnis investasi butuh sesuatu yang ‘real’, bukan hanya isapan jempol semata. Anda bisa berfikir rasional sebelum melakukan bisnis investasi.
Buat kelompok atau grup berbagi
Membuat kelompok atau grup bisa membuat kita bebas bertukar fikiran dan berbagi informasi. Di era globalisasi seperti sekarang ini, Anda bisa membuat grup tidak hanya di satu lokasi saja, Anda bisa membuat grup di berbagai jejaring sosial seperti facebook, Twitter, website dan lain lain.
Hindari bisnis investasi instan
Hindari orang yang menawarkan bisnis investasi instan atau yang menawarkan investasi dengan uang yang kembali lagi dalam waktu singkat dan dalam jumlah yang tak wajar.
Hindari bisnis investasi dari orang yang baru Anda kenal
Bukannya berfikiran negative, tetapi Anda harus lebih berhati hati lagi jika Anda diajak berbisnis investasi dari orang yang baru saja Anda kenal. Apalagi jika model investasi yang ditawarkan diluar nalar atau bisa memberikan keuntungan dalam jumlah sangat besar dengan modal yang sangat kecil.
Tanyakan legalitas perusahaan penyedia investasi
Jika Anda ditawari untuk berinvestasi di sebuah perusahaan atau badan usaha, jangan lupa untuk menanyakan legalitas dari perusahaan atau badan usaha tersebut.

Jangan lupa juga untuk menelusuri kebenaran legalitas dari perusahaan ke beberapa instansi terkait, karena boleh jadi perusahaan tersebut membuat legalitas palsu.

Rabu, 13 November 2013

Tips Berinvestasi Emas

Tips Berinvestasi Emas


Berinvestasi merupakan bekal untuk kita di masa depan. Dengan berinvestasi sejak saat ini, kita akan lebih bisa menikmati kebebasan waktu di masa tua. Investasi yang paling menjanjikan sejak dulu adalah berinvestasi emas. Emas sudah beribu-ribu tahun lalu menjadi symbol kejayaan dan kemapanan. Emas juga menjadi alat perencanaan dan mewujudkan impian yang paling adil serta akurat. Selama usia peradaban manusia juga, emas sudah sangat teruji ketangguhannya dan tidak ada logam lain yang dapat menggantikannya, baik dari segi nilai atau keindahan dari emas itu sendiri. Dengan begitu emas menjadi salah satu investasi besar yang menjanjikan. Disaat investasi lainnya seperti property, saham dan lainnya mengalami berbagai resesi, emas tetap dipercaya paling stabil diantara semua bentuk investasi tersebut.

Selain itu banyak yang memprediksikan bahwa harga emas akan mencapai tiga hingga empat kali lipat dari harga sekarang dalam lima sampai sepuluh tahun ke depan, akibat dari kebutuhan masyarakat terhadap investasi yang aman menyusul serangkaian krisis ekonomi yang akhir-akhir ini sering terjadi.

3 Tips Berinvestasi Emas :

Cara pertama adalah cara yang menganut prinsip beli di saat harga emas murah dan menjualnya kembali di saat harga emas tinggi. Cara ini memperoleh keuntungan dari selisih harga emas ketika beli dan jual.

Diantara turunan dari cara pertama ini adalah dengan beli emas terus digadai, uang hasil gadai dibelikan emas lagi, begitu seterusnya dan kemudian ‘dipanen’ ketika harga emas sudah cukup tinggi untuk menutupi biaya-biaya gadai tersebut dan mendapatkan sedikit kelebihan.

Tentu saja kita bisa memperoleh keuntungan dari cara pertama ini, namun energi dan pikiran yang dibutuhkan cukup besar karena kita mesti detil melakukan kalkulasi agar senantiasa tepat kapan mesti beli dan kapan mesti jual.

Anda bisa mencoba cara pertama ini, namun kalau merasa kurang cocok, kita masih punya cara kedua dan ketiga untuk mereguk keuntungan dari investasi emas batangan. Lanjut.

Cara kedua adalah memanfaatkan emas batangan untuk membackup rencana keuangan kita di masa depan. Cara kedua ini sudah sering kami bahas, diantaranya adalah mengenai penyiapan dana pendidikan dan rencana naik haji/umroh dengan memanfaatkan emas.

Secara inti, cara kedua ini mengajak kita untuk mengkalkulasi kebutuhan rencana kita di masa depan dalam rupiah, kemudian mengkonversikan jumlah rupiah yang dibutuhkan tadi ke dalam emas batangan.

Dengan asumsi kenaikan nilai emas yang 20% per tahun, maka insya Allah segala rencana kita di masa depan bisa kita ‘amankan’ dengan bantuan emas. Asal kita disiplin dalam menyiapkannya.
Misalnya : anda butuh Rp. 100 Juta untuk sekolah anak 3 tahun lagi ( setara dengan 200 gr emas ). Maka mulai sekarang kita bisa menabung emas agar bisa mencapai 200 gr tersebut. Dengan trend positif harga emas yang naik 20% tiap tahunnya, jika anda berhasil menabung emas batangan sekitar 200 gr maka anda sangat berpeluang besar untuk menikmati impian masa depan tersebut, malah kadang dananya bisa sisa. Karena emas sering mengalahkan inflasi. Kuncinya dalah disiplin menabung emas.

Cara kedua ini adalah termasuk cara mereguk keuntungan dari investasi emas batangan yang kami sarankan. Kita menabung emas untuk ‘mengamankan’ hari esok, tentu sesuai kebutuhan kita saja, tidak berlebihan.

Hasilnya memang tidak langsung bisa kita dapatkan, namun untuk masa yang akan datang insya Allah kita baru akan merasakan manfaatnya. Prinsipnya berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian.

Cara ketiga menganut prinsip memanfaatkan emas untuk pengelolaan aset dan modal (capital) kita. Dengan bantuan gadai emas syariah, kita memanfaatkan emas kita untuk melakukan pembiayaan atas pembelian aset dan atau pembiayaan atas modal usaha yang kita perlukan.

Contohnya nyatanya begini; seorang kawan kami yang mempunyai dana cash yang cukup untuk membeli mobil baru secara tunai, namun dia lebih memilih menggunakan dana cash tersebut untuk membeli emas batangan, kemudian emas batangan tersebut digadaikan ke bank syariah dan uang hasil gadainya baru dibelikan mobil.

Dalam perhitungan dan skenario yang kami rencanakan, setelah 3 tahun kawan ini akan mempunyai mobil dan masih mendapatkan emas batangan sejumlah 175gr. Lumayan bukan?

Contoh lainnya adalah seorang kawan yang pengusaha, dimana setiap dia memperolah dana yang cukup besar, dia konversikan dana tersebut ke dalam emas batangan.

Kemudian emas batangan tersebut digadaikan yang mana uang hasil gadai tersebut dia manfaatkan untuk mendorong perputaran bisnisnya.

Hasil dari perputaran bisnisnya, dia gunakan untuk membayar biaya gadai dan menebus emas batangannya.

Yang perlu diperhatikan pada cara ketiga ini adalah kita mesti memahami dan mengkalkulasi secara cermat kemampuan kita untuk membayar biaya gadai dan biaya menebus emas batangan yang kita gadaikan.

Cara ketiga ini adalah cara cerdas memanfaatkan investasi emas batangan yang kami sarankan karena dengan menempuh cara ketiga ini emas batangan yang kita punya tidak hanya ‘nganggur’ di ruang penyimpanan, namun berefek nyata dalam memutarkan roda ekonomi.

Cara mana Anda pilih tentu terserah Anda. Yang pasti mari manfaatkan investasi emas batangan kita untuk sebesar-besarnya manfaat yang mampu kita reguk, buat kita dan masyarakat sekitar kita.


Kapan saatnya anda beli emas ? : “ SAAT ANDA MEMILIKI UANG “

Jumat, 11 Oktober 2013

Sumber Permodalan

Sumber Permodalan



Banyak dari kita yang masih memakai paradigma bahwa Sumber Permodalan khususnya yang dari luar adalah seperti yang disebutkan di atas. Sebenarnya banyak cara yang tidak konvensional tentang praktek-praktek para pengusaha baik pemula maupun bukan untuk mendapatkan Modal Luar yang sobat sering lihat. Karena terbentur keterampilan pribadi, wawasan serta informasi yang kurang yang membuat sobat kebanyakan tidak mengetahui tentang praktek-praktek ini.
Berikut praktek-praktek yang mungkin bisa DIterapkan di lapangan nanti;
1.           NEGO GRATIS
          Apa yang dinegokan? Bisa Tanah/Bangunan (Modal Investasi), stok/barang dagangan (Modal Kerja), bisa juga Sewa Tempat. Tidak ada yang Gratis 100% tentunya selalu ada kompensasi dari pemberian itu.
2.           BAYAR MUNDUR
          Membeli stok barang ( modal kerja ) dengan pembayaran mundur disarankan bagi sobat yang berbisnis dengan perputaran cashflow yang cepat agar dapat segera menghasilkan keuntungan yang cepat pula (meskipun sedikit) untuk bisa membayar hutang bayar mundur tadi.
         
3.           BAGI HASIL
          Ketika sedang kesulitan Modal untuk memulai/mengembangkan bisnis. Berikan tawaran Bagi Hasil dari keuntungan bisnis yang sobat jalankan ini. Gunakan perhitungan untuk menentukan sebarapa pantas Bagi Hasil yang bisa di terima mitra atau partner kita. Sistem bagi hasil ini bisa dalam jangka waktu singkat atau perproyek bisa juga dalam jangka waktu tertentu (bulanan atau tahunan). Yang terpenting segera kembalikan Modal yang sobat gunakan setelah masa kontraknya berakhir.
4.           HUTANG BUNGA TETAP
          Praktek yang satu ini hanya direkomendasikan kepada yang memiliki bisnis dengan sistem dan perputaran yang pasti. Berikan bunga tetap (flat) atas hutang yang digunakan oleh kita. Besarnya sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak tentunya. Kemudahannya bagi sobat adalah tidak perlu lagi ribet2 membuat perhitungan Laba-Rugi kepada pemberi Modal. Namun kekurangannya adalah ketika bisnis dalam kondisi yang tidak menguntungkan, maka siap-siaplah menanggung resikonya.
5.           JUAL SAHAM TEMPORARY
          Praktek yang satu ini mungkin cocok bagi yang telah memiliki bisnis yang tengah berkembang dan cenderung pesat. Opsi menjual Saham secara Temporari (Sementara dalam jangka waktu tertentu) bisa juga digunakan guna mendapatkan Modal tambahan untuk perluasan usaha. Misalnya, buka cabang baru atau penambahan jumlah stok atau layanan. Pembagian deviden haruslah sesuai dengan kesepakatan. Baiknya sistem yang satu ini adalah, berperan sebagai founder, pemilik saham mayoritasnya dapat membeli balik sahamnya setelah beberapa tahun kemudian.
6.           JUAL SAHAM PERMANEN
          Praktek yang satu ini tidak jauh berbeda dengan opsi ke 5 di atas. Hanya saja sifatnya yang permanen membuat harus sedikit lebih berhati-hati dalam memilih “siapa pembelinya”. Usahakan batasi kepemilikannya tidak lebih dari 30% untuk setiap orang. Hal ini menghindari suara mayoritas dalam operasi bisnis sobat sendiri sehingga otoritas bisnis sobat tentunya tetap terjaga.
7.           JUAL SAHAM CABANG
          Praktek ini tentunya diperuntukkan bagi yang sudah memiliki usaha dengan banyak cabang. Jualah saham Cabang Bisnis sobat kepada oarang lain bisa 100% (take over) atau hanya sebagian saja. Franchisor-franchisor besar pada umumnya menggunakan opsi untuk menjaga nama baiknya karena Investor yang ingin membelinya dapat dipastikan akan mendapat keuntungan dari bisnisnya yang sudah berjalan. Dengan demikian hasil penjualan Saham Cabang dapat digunakan untuk membuka cabang yang baru. Efek baiknya bisa jadi untuk membuka cabang berikutnya sama sekali tidak perlu menggunakan uang sendiri karena sepenuhnya bisa diserahkan kepada investor lain. Keuntungan utama sobat akhirnya bukan sekedar uang saja tapi juga jaringan yang makin luas.
8.           TUKAR GULING
          Praktek ini mungkin sering dengar dalam dunia bisnis. Bisnis antar negara atau antar perusahaan besar biasanya cukup banyak menggunakan sistem ini. Namun sebenaranya juga bisa mempraktekkannya dalam skala kecil-kecilan. Misalnya sewa tempat hingga 0 rupiah untuk kurun waktu tertentu alias gratis dengan barter Training untuk karyawan Mall atau Hotel atau barter dengan barang atau jasa lainnya yang dimiliki tanpa harus mengeluarkan biaya. Bisa juga mengkonversi dengan bagi hasil atau saham.
9.           GESTUN (GESEK TUNAI)
          Praktek ini sudah bukan menjadi rahasia lagi. Gesek tunai Kartu Kredit. Meski cara ini masih “abu-abu” alias belum jelas aturan mainnya tapi ini adalah solusi bagi sobat yeavirtual yang memiliki bisnis skal UKM karena praktisnya. Penyedia GesTun biasanya para pemilik toko Emas, Textile atau banyak yang menyediakan jasa ini sebenernya via koran. Yang musti diingat adalah Kartu Kredit bukan untuk digunakan keperluan konsumtif. Alokasikan dana yang ada untuk perputaran bisnis yang cepat agar terhindar dari jeratan bunga yang tidak wajar.
10.        MENGADAKAN ARISAN

Praktek ini cocok bagi yang pemilik integitas dankredibilitas baik. Dengan mengadakan arisan pemilik arisan bisa mendapatkan undian pertama sehingga uang yang didapat bisa langsung digunakan untuk bisnis. Tapi perlu diingat pemilik tetap wajib membayar tagihan arisan setiap minggu / bulan dengan uang dari hasil bisnis.

Selasa, 27 Agustus 2013

Laverage Dalam Bisnis

Laverage Dalam Bisnis



Mendapatkan Sesuatu Yang Lebih Dengan Memberikan Sesuatu Yang Sedikit


5 Area Yang Bisa Dijadikan Laverage :

1.    Orang : tunjuk dan latih orang agar bisa mengerjakan pekerjaan anda seterusnya.

2.    Sistem : Buatlah Standart Operation Procedure ( SOP ) dapat berupa tulisan, gambar , dan maupun video bagaimana anda biasa melakukan pekerjaan.

3.    Marketing : Gunakan Marketing Plan, lalu test uji, ukur, dan evaluasi untuk mendatangkan pelanggan banyak dan profit banyak.

4.    Finance : Berani menginvestasikan uang orang lain dengan penuh integritas dan tanggung jawab untuk diinvestasikan ke dalam bisnis yang lebih besar.


5.    Customer : Jadikan customer bukan hanya sebagai pelanggan biasa, anggap customer sebagai klien dengan memberikan service yang baik sehingga menimbulkan repeat order. Kebanyakan profit dihasilkan oleh pelanggan lama. 

Rabu, 14 Agustus 2013

Agar Perusahaan Dapat Bertahan Kini Dan Sepanjang Masa

Agar Perusahaan Dapat Bertahan Kini Dan Sepanjang Masa

Perusahaan yang dapat memimpin pasar adalah perusahaan yang memiliki alasan yang sangat kuat dan merupakan perusahaan yang dapat bertahan kini dan sepanjang masa. Bisnis yang seperti apa? akan saya jelaskan dalam artikel ini

Supaya bisnis ini berlangsung kini dan sepanjang masa, saya juga terus belajar supaya bagaimana bisnis ini belangsung kini dan sepanjang masa karena zaman berubah.Tapi kita harus mempunyai mindset, yang satu namanya Win-Win dan Win.

   1. Kita harus pastikan pelanggan kita Win, setelah pelanggan harus Win,
   2. Karyawan harus Win, setelah karyawan Win
   3. Pemegang saham juga harus Win, dan
   4. Masyarakat harus win, Anda tidak bisa membuat masyarakatnya jadi rugi.

Ketika semua win-win-win- dan win, ini yang dinamakan perusahaan dahsyat, karena tidak ada yang merasa dirugikan.

www.tdwclub.com

Selasa, 09 Juli 2013

The art of asking

The Art Of Asking


Saya pikir orang-orang telah terobsesi dengan pertanyaan yang salah, yaitu, "Bagaimana caranya kita membuat orang membayar untuk musik?" Bagaimana jika kita mulai menanyakan, "Bagaimana caranya kita membiarkan orang-orang membayar untuk musik?"

Rabu, 12 Juni 2013

Tony Hsieh Berbagi Kisah Suksesnya bersama Zappos

Tony Hsieh Berbagi Kisah Suksesnya bersama Zappos



Kisahnya bermula dari Tony Hsieh yang pindah dari Taiwan ke Amerika Serikat bersama keluarganya karena ibunya kuliah di University of Illinois. Sejak kecil, Tony memang dididik untuk menjadi seseorang yang intelek dan memiliki profesi prestisius. Ia bahkan didorong oleh kedua orang tuanya untuk mendapatkan gelar Ph.D (doctor of philosophy).

Namun, sejak kecil Tony sebenarnya ingin memiliki bisnis sendiri. Ia pun sempat bercita-cita untuk memiliki peternakan cacing terbesar dan mendapatkan banyak uang darinya. Saat masih kecil, Tony bahkan sudah sempat membeli cacing-cacing untuk dikembangbiakkan, tapi usahanya kandas.

Ide-ide berbisnisnya pun terus muncul seiring ia tumbuh besar. Saat SMP, ia mencoba menulis dan menjual majalahnya sendiri. Selain itu, ia juga sempat berbisnis kancing pesanan, di mana ia beriklan di sebuah majalah dan mengumumkan bahwa ia akan membuat kancing dengan foto sang pemesan. Bisnisnya sebenarnya sudah cukup sukses, karena ia pun kewalahan membuat kancing pesanan. Namun, lama-lama ia menjadi bosan, dan “mewariskan” bisnisnya itu pada saudaranya.

Waktu pun berlalu, dan di bangku kuliah pun Tony masih terus memiliki ide bisnis yang bermunculan. Di universitasnya, Harvard University, ia dan teman-temannya bahkan sempat menyewakan tempat nonton film dan menginvestasikan $2000 untuk membangun bisnis pizza. Lagi-lagi bisnisnya laris manis, karena mereka satu-satunya penjual pizza di lingkungan kampus.

Nah, ketika lulus kuliah, Tony sempat bekerja di Oracle, sebuah perusahaan software terkemuka. Gaji yang ia terima di sana sebenarnya sangat besar ($ 40,000 / Rp 400 juta per tahun) dan pekerjaannya juga cukup mudah. Tapi justru itulah sebab mengapa Tony bosan dan menginginkan tantangan baru. Ia masih ingin mewujudkan mimpinya untuk memiliki kebebasan dengan bisnisnya sendiri.

Setelah mengundurkan diri dari Oracle, ia dan rekannya pun sempat mendirikan usaha web design, sampai mendirikan LinkExchange yang akhirnya sukses terjual seharga $265 juta (sekitar Rp 2.65 trilyun) pada Microsoft. Belum cukup sampai di situ, Tony dan rekan-rekannya merasa masih ada yang hilang meski mereka sudah kaya raya.

Tony pun bertemu dengan Nick Swinmurn yang menawarkan ide untuk membuat situs yang menjual sepatu. Tony pun setuju, dan akhirnya memberi nama situs tersebut Zappos di tahun 1999, yang diambil dari bahasa Spanyol Zapatos, yang berarti sepatu.

Zappos pun terus berkembang dengan pesat, dari nol penjualan sampai laba kotor $1 milyar tiap tahunnya. Masih belum berhenti sampai di situ, perusahaan raksasa Amazon milik Jeff Bezos pun membeli Zappos di tahun 2009 seharga $1.7 milyar (sekitar Rp 17 trilyun) dan terus berkembang sampai sekarang dengan diversifikasi produk di luar sepatu.

Di bulan Januari 2010, Zappos berhasil masuk jajaran majalan Fortune untuk “Best Companies to Work for" – perusahaan terbaik untuk bekerja.

Apakah rahasia Zappos sampai bisa sesukses ini?

Jawabannya ada pada budaya perusahaan (company culture).

Jika pada diri pribadi seseorang, karakter adalah kunci sukses. Tapi, bagi sebuah perusahaan budaya adalah kunci sukses.

Zappos memperlakukan pekerja mereka lebih dari seorang karyawan. Sampai-sampai, seorang karyawati yang baru saja kehilangan suaminya memutuskan untuk langsung menelpon teman-temannya di Zappos, bukannya anggota keluarga.

Zappos juga mendorong pekerja-pekerjanya untuk bekerja sepenuh hati. Mereka didorong untuk menganggap pekerjaan mereka lebih dari sekedar karir, melainkan sebagai sebuah panggilan.

“Our goal at Zappos is for our employees to think of their work not as a job or career, but as calling.”

Zappos memiliki prinsip untuk terus memuaskan pelanggan dengan tulus, selalu membuat mereka berkata “Wow!”, dan pelayanan pelanggan lain. Uang dan laba hanyalah bonus bagi mereka.


Apa yang ingin dicapai Tony bukanlah uang semata, melainkan memberikan kebahagiaan kepada dunia melalui Zappos.

Selasa, 04 Juni 2013

Didepan atau Dibelakang Anda Harus Tetap Membayar

Didepan atau Dibelakang Anda Harus Tetap Membayar


Banyak cara untuk sukses dalam kehidupan Anda baik karir, keluarga maupun semua aspek. Menunda sesuatu tidak baik sebab di kemudian hari Anda tetap harus membayar penundaan tersebut.

(Sebuah cerita yang untuk direnungkan oleh Anda)

Saya baru saja mendengar sebuah cerita dari seorang mentor saya lainnya, tentang pentingnya sebuah pembelajaran, tapi kali ini dia melihat dari sisi yang berbeda. Salah satu kata-kata yang bagus yang Saya dengar darinya adalah,
"didepan atau dibelakang Anda harus tetap membayar"
maksudnya adalah,
entah Anda belajar sekarang (membayar) tentang pernikahan sempurna atau 

Anda masuk ke pengadilan dan menggunakan (membayar) pengacara untuk kasus pertengkaran dalam pernikahan Anda. Karena Anda belum membayar tentang belajar bagaimana seharusnya pasangan suami istri bersama.
entah Anda membayar sekarang dengan memakan makanan yang sehat dan berolahraga, atau Anda membayar nanti dengan lemahnya badan Anda di hari tua dan rentetan penyakit lainnya. entah Anda melakukan medical checkup sekarang (membayar) atau Anda baru mengetahui nanti saat penyakit sudah keluar dan (membayar) pergi ke dokter dengan biaya yang lebih tinggi. Karena 

Anda belum membayar dari awal untuk mencegah.
entah Anda mengikuti seminar (membayar) tentang keuangan , atau Anda (membayar) mengalami kerugian karena tidak mengerti bahasa ekonomi, dan seluk beluk bisnis secara kasus nyata.
entah Anda belajar sekarang (membayar) tentang bagaimana caranya mendidik anak dengan baik, atau Anda harus rela (membayar) jika anak Anda kurang sopan dan tidak berbakti kepada Anda nantinya
Dan, sekali lagi dari semua contoh diatas, yang bisa ditarik kesimpulan adalah :
Membayar didepan selalu harganya jauh lebih murah dibandingkan membayar dibelakang.

So, pada kesempatan kali ini, Saya ingin mengajak Anda semua untuk belajar sebuah produk, tentang bagaimana caranya membuang penundaan dan membayar semua didepan. Sehingga pada nantinya Anda tidak perlu takut untuk (membayar) menghadapi permasalahan dalam hidup Anda, tentang bagaimana caranya hidup seimbang , sukses dalam karir, keluarga , financial , kesehatan, sosial dan aspek lainnya dalam kehidupan Anda.
Ingat sekali lagi, selalu lebih baik belajar untuk mencegah , sehingga Anda akan tumbuh jauh lebih cepat saat menghadapi rintangan dibandingkan oleh orang lain.


Sumber : Tung Desem Waringin : http://www.tdwclub.com

Membangun Pipa Saluran Uang

Membangun Pipa Saluran Uang


Mengatur keuangan yang membuat Anda semakin kaya adalah lebih banyak menghasilkan uang daripada uang yang keluar. Pola membangun pipa saluran uang akan membuat uang terus mengalir kepada Anda.
Apakah aku membangun saluran pipa untuk mengalirkan uang atau mengangkuti ember? (Robert T. Kiyosaki)
Keterangan :
Sebenarnya ilustrasi diatas adalah untuk membedakan antara orang-orang yang terus menjadi employee atau self employee dengan orang yang membangun bisnisnya dan investasinya sehingga terwujud pipa penghasilannya. Seperti dikisahkan oleh Robert Kiyosaki berikut :

Zaman dahulu kala ada sebuah desa kecil yang indah. Tempat itu sangat menyenangkan namun memiliki sebuah masalah. Desa itu tak punya air bila tak turun hujan, makanya para tetua desa memutuskan untuk menawarkan kontrak kepada siapa saja yang bisa menyediakan air bagi penduduk desa itu. Akhirnya ada dua orang yang mengajukan diri, dan para tetua desa berharap akan ada persaingan diantara mereka yang pada akhirnya dapat menekan harga.

Orang pertama yang menjalankan kontrak itu bernama Ed. Ia langsung membeli 2 buah ember dan langsung mengisi penampungan air (yang sudah dibuat dari beton oleh penduduk) dengan cara mengangkut air dari danau ke penampungan dengan kedua embernya dari pagi hingga petang. Setiap pagi ia harus bangun lebih awal untuk memastikan persediaan air cukup bagi penduduk desa saat mereka memerlukannya. Ia harus bekerja keras, tapi ia sangat senang karena bisa menghasilkan uang.


Pemegang kontrak kedua bernama Bill, yang beberapa waktu malah menghilang. Dia tidak membeli 2 ember untuk bersaing dengan Ed, malah membuat rencana usaha, mendirikan perusahaan, mencari penanam modal, mengangkat asisten untuk melakukan pekerjaannya dan kembali setelah enam bulan dengan membawa kru bangunan yang siap membangun jaringan pipa baja anti karat bervolume besar yang menyambungkan desa dengan danau. Pada saat pembukaan, Bill mengatakan bahwa airnya lebih bersih, bisa memasok 24 jam sehari, 7 hari seminggu dan 75% lebih murah dari Ed. Penduduk desa bersorak berlari kearah kran pipa Bill.

Supaya bisa bersaing, Ed juga menurunkan harga. Mempekerjakan kedua putranya untuk membantu giliran kerja malam dan pada akhir pekan. Ketika anaknya sekolah di perguruan tinggi, ia berkata pada mereka “Cepatlah kembali karena suatu saat bisnis ini akan menjadi milik kalian.” Entah kenapa, setelah lulus anak-anaknya tak pernah kembali. Dan akhirnya Ed mendapat masalah-masalah kepegawaian, karyawan menuntut naik gaji, peningkatan tunjangan dan ingin hanya mengangkut satu ember sekali jalan.

Berbeda dengan Bill, dia sadar bahwa desa-desa yang lain juga membutuhkan air. Makanya ia menulis ulang rancangan bisnisnya dan pergi untuk menjual sistem penyaluran air bersihnya ke desa-desa di seluruh dunia. Ia hanya mendapat keuntungan satu penny untuk setiap ember, tapi ia mengirimkan miliaran ember air setiap harinya dan semua uang itu mengalir kedalam rekening banknya. Bill telah membangun saluran pipa untuk mengalirkan uang bagi dirinya sendiri.

Belajar dari Robert Kiyosaki adalah untuk mereka yang sudah lelah mengangkuti ember dan siap membangun pipa agar uang bisa mengalir kedalam kantong mereka….bukan ke luar kantong mereka.

Sumber : Tung Desem Waringin : http://www.tdwclub.com

Selasa, 28 Mei 2013

Empat Hal Yang Membuat Bos Jadi Buruk

Empat Hal Yang Membuat Bos Jadi Buruk



Menjadi atau memiliki seorang atasan yang buruk tentu bukan impian. Seorang bos memiliki otoritas dan fungsi yang penting dalam menjalankan sebuah bisnis. Kenalilah tanda-tanda seorang bos yang buruk. Bila Anda memiliki satu dari sembilan ciri seperti yang dirilis Inc.com berikut, maka Anda perlu berhati-hati.

1. Manajemen adalah perintah dan kontrol
Bos yang buruk mempercayai bahwa tugasnya adalah menyuruh karyawan untuk melakukan sesuatu dan memastikan mereka benar-benar melakukannya. Bos yang baik membantu karyawannya untuk lebih sukses dan membuat keputusan sulit yang tidak bisa diselesaikan karyawannya.

2. Karyawan harus mau bekerja lebih lama
Bos yang buruk menganggap bahwa karyawan yang tidak mau bekerja 60 jam seminggu adalah karyawan yang pemalas. Sebaliknya, bos yang baik mengetahui bahwa memaksa karyawan untuk bekerja lebih dari 40 jam seminggu akan mengurangi produktivitas.

3. Saya mengelola angka, bukan orang
Bos yang buruk mengerahkan seluruh energinya untuk memastikan angka-angka yang muncul di laporan adalah angka yang tinggi, meski kadang harus mengubahnya. Bos yang baik tahu bahwa untuk mencapai angka yang tinggi adalah dengan mendukung karyawannya untuk mencapai angka mereka.

4. Bila saya ingin sesuatu selesai, maka saya mengerjakannya sendiri
Bos yang buruk berpikir bahwa ia adalah pemain utama yang dapat menyelesaikan semua masalah dengan mengambil alih kembali otoritas dan tanggung jawab. Bos yang baik menyadari bahwa kepemimpinan yang sebenarnya adalah memotivasi karyawan-karyawannya untuk membuat kesuksesan dan kegagalan mereka sendiri.


Artikel: http://the-marketeers.com/archives/e...adi-buruk.html

Empat Cara Menjadi Pribadi yang Produktif

Empat Cara Menjadi Pribadi yang Produktif



Untuk menjadi orang yang produktif dalam bekerja sebenarnya tidaklah sulit. Semua bisa dikendalikan oleh diri sendiri asal Anda bisa menerapkan empat hal berikut:

1. Find The Moodbooster

Yap! Temukanlah Moodbooster yang bisa membuat Anda semangat bekerja. Jika Anda berhasil membuat diri Anda sendiri semangat maka Anda akan tidak mudah merasa lelah dan frustasi. Jika Anda berhasil mengangkat mood Anda untuk bekerja, maka pekerjaan sesulit apapun akan terasa ringan dikerjakan.

2. Make a Short List

Buatlah daftar apa yang akan Anda kerjakan di hari itu. Anggaplah daftar-daftar tersebut sebagai target Anda yang harus Anda capai. Jika Anda berhasil mengerjakan semua yang ada di daftar dan masih ada waktu untuk mengerjakan pekerjaan lainnya, cobalah mengerjakannya di hari itu juga, itu berarti Anda melebihi target yang sudah Anda tulis di daftar.

3. Say No To “Them”

Terkadang banyak godaan-godaan yang membuat Anda teralihkan dari pekerjaan Anda. Sebanyak apapun godaan-godaan yang datang jika Anda bisa berkata TIDAK kepada “mereka” maka semangat Anda untuk bekerja tidak akan goyah. Tetapi ada saatnya Anda harus mencari udara segar untuk sekedar meregangkan otot dan merefresh otak Anda sejenak. Lalu lanjutkan pekerjaan Anda dengan semangat yang sama, bahkan lebih besar dari sebelumnya.

4. Focus!

Last but Not Least. Fokus! Iya, fokus lah pada yang Anda kerjakan. Sebesar apapun semangat Anda, tapi jika Anda tidak bisa fokus maka pekerjaan Anda akan tidak selesai tepat waktu atau malah menjadi berantakan. Jika Anda sudah mulai kehilangan fokus Anda, cobalah istirahat sebentar atau minumlah segelas air putih atau mungkin kopi agar bisa mengembalikan fokus Anda.

So, what Are You Waiting For? Let’s Get Work!


Artikel: http://the-marketeers.com/archives/e...produktif.html

5 Cara Melewati Fase Awal Bisnis

5 Cara Melewati Fase Awal Bisnis



Pertama kali memulai bisnis bisa sangat menyusahkan. Stres, depresi, dan berbagai tekanan resiko datang silih berganti seiring ketidakpastian yang muncul. Naik turun bisnis biasa terjadi sebelum akhirnya perusahaan dapat bertahan dan terus mengembangkan diri menjadi organisasi yang mapan. Hampir 80 persen bisnis pemula biasanya gagal dalam lima tahun pertama. Namun bukan berarti tidak ada yang bisa dilakukan. Berikut adalah lima langkah yang dapat dilakukan untuk membuat sebuah bisnis pemula mampu melewati fase awal (startup) seperti dilansir Mashable.

1. Mulailah dengan Ide Hebat
Memiliki ide hebat sangat penting bagi sebuah bisnis pemula, baik itu berupa produk baru ataupun inovasi jasa. Perusahaan dapat berkembang dengan stabil bila ide hebat yang ada telah dilengkapi pasar potensial yang akan menerimanya. Selain itu, ide hebat juga akan membuat investor datang mengantri untuk ambil bagian. Bila ide yang telah ada tidak mampu mendatangkan investor, maka ide tersebut perlu dimodifikasi lebih lanjut dan terus dikembangkan.

2. Temukan orang-orang hebat
Dalam masa awal sebuah bisnis, menemukan karyawan yang tepat sangat penting. Pada tahap ini, sepuluh orang karyawan pertama perusahaan haruslah orang-orang yang super kreatif, multi-tasking, dan generalis. Namun seiring perjalan perusahaan, kebutuhan terhadap karyawan akan mulai berbeda. Pada tahap selanjutnya, orang-orang yang dibutuhkan akan lebih spesialis dan menguasai bidang yang spesifik agar menghindari terjadinya kesalahan.

3. Tidak harus MBA
Mungkin sebuah gelar pendidikan dapat menjadi indikator kemampuan, namun tidak berarti bahwa orang yang tidak memiliki gelar tidak pula memiliki kemampuan. Orang-orang seperti Bill Gates dan Steve Jobs juga tidak memiliki gelar, baik sarjana maupun master. Hal terpenting bagi klien adalah bagaimana masalahnya dapat dipecahkan, bukan meributkan gelar ataupun sekolah.

4. Jangan terlalu terikat
Saat bisnis mulai berkembang, maka kebutuhan terhadap karyawan dengan kemampuan tertentu akan semakin tinggi. Pada tahap ini, akan ada karyawan-karyawan yang bisa mengikuti perubahan dan ada pula yang tidak. Kadang karyawan yang ikut membangun perusahaan dari awal tidak dapat dipertahankan karena memiliki visi atau kapasitas yang berbeda. Oleh karena itu, penting bagi seorang entrepreneur untuk tidak terlalu terikat agar mampu menjaga objektifitas keputusan.

5. Selalu transparan
Bagi bisnis pemula, transparansi merupakan hal yang krusial. Manajemen harus menyadari bahwa resiko ketidakpastian yang ditanggung karyawan dengan bekerja pada perusahaan pemula juga tinggi seperti halnya resiko perusahaan itu sendiri. Oleh karena itu, transparansi akan menjadikan komunikasi manajemen dengan karyawan lebih mudah. Dengan transparansi, komitmen dan loyalitas karyawan juga dapat ditingkatkan.


Artikel: http://the-marketeers.com/archives/5...pada-2013.html

Sukses di Mulai dari Pikiran

Sukses di Mulai dari Pikiran



Sukses di mulai dari pikiran, sepertinya kalimat ini sudah sering kita dengar. Dan memang kenyataannya begitu, pikiranlah awal dari semua yang terjadi di dunia ini. Dalam ebook beautiful mind, hal ini sudah di jelaskan panjang lebar. Sudahkah anda membacanya? Bila belum, bisa lihat disini.

Oke, kita kembali lagi ke topik tentang sukses di mulai dari pikiran. Anda pasti memiliki keinginan? Keinginan datang dari pikiran dan semua orang memiliki keinginan, termasuk keinginan untuk sukses. Karena semua orang boleh memiliki keinginan maka semua orang juga berhak sukses. Untuk mendapatkannya, maka tanamkanlah dulu dalam pikiran anda bahwa anda menginginkan keinginan itu.

Tahukah anda, seorang Dennis Waitley, mengatakan bahwa pemenang selalu mengatakan ‘saya akan’ dan ‘saya bisa’. Inilah yang dinamakan pekerjaan pikiran. Kalau kita memang memiliki keinginan maka tanamkan dalam pikiran bahwa anda menginginkannya. Seolah ini tidak nyata, dan boleh jadi anda pun masih meragukannya. Namun, jika anda memanfaatkannya dengan sebaik mungkin, maka kemungkinan anda mendapatkan keinginan anda akan lebih besar.

Hal ini tidak nyata tetapi akan membawa dampak yang luar biasa bagi kehidupan Anda jika pikiran Anda sudah terkondisikan seperti itu. Bagi orang yang memiliki keyakinan yang tinggi pada kesuksesan mereka maka perkataan mereka akan selalu positif.

Berpikir positif, yang salah satunya memiliki visi hidup yang jelas baik dunia maupun akhirat Insya Allah akan membawa kita kepada keberhasilan. Pikiran positif lainnya ialah selalu berkata ‘saya bisa’. Meskipun secara islami akan lebih baik jika di tambah dengan kata insya Allah.

Kata-kata ‘saya akan’ dan ‘saya bisa’ adalah refleksi dari pikiran positif yang tidak menyerah pada keadaan, apapun keadaan yang dilalui oleh kita. Jadi, cobalah mulai sekarang untuk merubah cara berpikir anda, bila sukses memang merupakan

Apapun yang anda pikirkan saat ini, itu akan menentukan apa yang akan terjadi pada anda! jadi, hati-hati dengan pikiran anda! Jika saat ini anda berpikir bahwa anda adalah orang hebat dan melakukan apa yang ingin anda lakukan meski menurut orang lain sulit, maka insyaAllah anda akan mampu melakukannya. Dan sebaliknya jika anda berpikir bahwa anda tidak mampu, maka pikiran anda akan bekerja dan benar anda tidak mampu.

Orang sukses dalam keuangan berpikir berbeda tentang uang daripada orang yang miskin. Orang sukses berpikir, bahwa mereka akan menjadikan uang mampu bekerja untuk mereka. Dan sebaliknya, orang miskin berpikir bahwa mereka lah yang bekerja untuk uang.

Merubah Cara Berpikir
Lalu, bagaimana caranya mengubah cara berpikir itu? caranya adalah dengan merubah perlahan cara berpikir anda yang biasa menjadi cara berpikir orang kaya. Bila anda berpikir cara orang kaya. Anda menarik uang dengan cara yang mereka lakukan.

Maka, jelaslah sudah bahwa pikiran anda sangat berkaitan dengan apa yang anda hasilkan saat ini. Apa yang anda hasilkan saat ini adalah hasil pikiran masa lalu anda.Apabila anda ingin lebih baik maka tingkatkan lagi cara berpikir anda!

Sumber : http://www.ilawati-apt.com/