Kamis, 13 Desember 2012

Strategi Ala Es Krim Wall’s


Strategi Ala Es Krim Wall’s


Dalam menyusun strategi pemasaran, kreativitas memang sangat dibutuhkan untuk menarik minat konsumen. Teori inilah yang kemudian mengantarkan produk es krim Wall’s berhasil diterima pasar dengan baik dan menjadi market leader (pemimpin pasar) di berbagai belahan dunia.
Keberhasilan es krim Wall’s dalam menggaet banyak konsumen tentunya tidak terlepas dari strategi pemasaran yang mereka jalankan. Bahkan, tak hanya berhasil membuat konsumen penasaran, kualitas dan pelayanan yang diberikan kepada setiap konsumen juga turut meningkatkan loyalitas pelanggannya. Tidaklah heran bila sekarang ini produk Wall’s menjadi salah satu merek es krim yang banyak dicintai para konsumen.
Nah, untuk membantu para pemula yang ingin sukses memasarkan produk-produknya. Berikut kami informasikan beberapa strategi pemasaran kreatif ala es krim Wall’s yang bisa juga Anda jalankan dari sekarang.

1. Memanjakan konsumen sesuai kebutuhan

Sebagai produsen es krim Wall’s, ternyata PT. Unilever Tbk bisa memanjakan para konsumennya sesuai dengan kebutuhan mereka. Hal ini bisa kita lihat dari banyaknya varian rasa es krim yang ditawarkan, kisaran harga yang beragam mulai dari ribuan rupiah hingga puluhan ribu rupiah, bahkan sampai sengaja meluncurkan bermacam-macam ukuran untuk memenuhi kebutuhan konsumen individu maupun kemasan besar untuk membidik konsumen keluarga.

2. Membangun loyalitas konsumen dengan berbagai macam hadiah

Jeli dalam melihat peluang dan cerdas dalam menentukan strategi pemasaran. Inilah yang menjadikan produk es krim Wall’s dicintai para konsumennya. Meskipun pada umumnya produk Wall’s bisa dinikmati semua kalangan masyarakat, namun untuk menjaga loyalitas konsumen yang notabene sebagian besar anak-anak. PT. Unilever Tbk sengaja menawarkan beragam jenis hadiah langsung bagi para konsumen yang membeli es krim walls produk tertentu dan dalam jumlah pembelian tertentu. Strategi promosi ini bisa kita lihat dari program bagi-bagi hadiah Wall’s dengan mengumpulkan stick es krim khusus produk Paddle Pop.

3. Memancing rasa penasaran konsumen

Tentu kita masih ingat sensasi iklan Magnum (salah satu produk unggulan es krim Wall’s) yang beberapa waktu lalu menjadi perbincangan hangat para konsumen karena keberadaannya sangat sulit ditemukan di pasaran. Awalnya Magnum hanyalah produk varian dari Wall’s yang ditujukan untuk segmen pasar orang dewasa, namun berkat iklan media elektronik (televisi) yang dikonsep secara eksklusif, banyak konsumen yang mulai penasaran mencicipi produk tersebut. Dari sinilah produsen Wall’s mulai membranding ulang Magnum, dan dengan sengaja menarik Magnum dari peredaran ketika popularitasnya berada di atas puncak. Keputusan ini tentunya sengaja mereka pilih, karena rasa penasaran konsumen cukup mendukung jalannya strategi pemasaran word of mouth (dari mulut ke mulut).

4. Mengusung konsep baru untuk membranding ulang produk lama



Bila pelaku bisnis lainnya memilih membuat produk baru untuk mendatangkan banyak konsumen. Maka lain halnya dengan produsen es krim Wall’s yang lebih mengusung konsep unik untuk membranding ulang produk lama. Strategi seperti ini bisa kita lihat dari konsep unik Magnum Cafe yang beberapa waktu lalu dibuka di kota-kota besar seperti Bandung dan Jakarta, dimana sang produsen sengaja mengangkat kembali brand Magnum yang biasanya dihargai Rp 11.000,00 per bungkus, menjadi lebih eksklusif setelah dikreasikan dalam varian menu baru yang harga jualnya bisa menjangkau Rp 35.000,00 per porsi di Magnum Cafe.

5. Melakukan pendekatan melalui layanan delivery order



Tak mau kalah bersaing dengan pelaku bisnis kuliner lainnya, produsen es krim Wall’s kini mulai meluncurkan layanan delivery order untuk memudahkan para konsumennya. Dengan menghubungi nomor telepon 14080, kini konsumen dapat memesan sejumlah varian es krim Wall’s tanpa harus repot-repot keluar rumah. Layanan ini tentunya sangat membantu para konsumen dan memberikan kenyamanan bagi mereka yang ingin menikmati es krim Wall’s setiap saat.


Sumber : http://bisnisukm.com/strategi-pemasaran-kreatif-ala-es-krim-walls.html

Rabu, 12 Desember 2012

Richard St. John: 8 Secrets of Success


Richard St. John: 8 Secrets of Success



Setelah riset 7 tahun dan mewawancarai 500 orang, Richard akhirnya mengetahui rahasia sukses. Ia lalu meringkasnya menjadi 8 kata dan mempresentasikannya dalam 3 menit.

Sumber : www.yukbisnis.com

Selling Skill Yang Dibutuhkan Pelaku Pasar


Selling Skill Yang Dibutuhkan Pelaku Pasar





Dalam dunia usaha, keterampilan menjual atau yang lebih akrab di telinga masyarakat dengan istilah selling skill, memang cukup penting untuk mencapai puncak kesuksesan. Sebab, seperti kita ketahui bersama, dunia usaha tidak bisa dilepaskan dari teknik marketing.

Apabila strategi pemasaran yang dijalankan bisa berjalan lancar, bisa dipastikan bila bisnis Anda juga bisa berkembang cukup pesat. Dan begitu juga sebaliknya, apabila strategi pemasaran yang Anda jalankan kurang efektif, maka tidak menutup kemungkinan bila bisnis yang Anda rintis hanya akan karam di tengah ketatnya persaingan pasar.

Karenanya, agar bisnis Anda tidak karam di tengah ketatnya persaingan. Berikut kami informasikan 5 selling skill yang dibutuhkan pelaku pasaruntuk mendatangkan banyak penjualan.

Pertama, mudah beradaptasi dengan keinginan para konsumen. Sebagai seorang penjual, tak jarang Anda menemui berbagai macam karakter konsumen dengan beragam keinginan. Tidak hanya itu saja, tentunya setiap konsumen menginginkan para pelaku pasar bisa memenuhi semua kebutuhan mereka, karenanya sebagai penjual Anda harus bisa beradaptasi dengan keinginan konsumen dan berusaha mewujudkannya untuk meningkatkan loyalitas pelanggan Anda.

Kedua, tidak mudah emosi ketika menghadapi calon pelanggan. Terkadang sebagai pelaku pasar, kita dihadapkan dengan berbagai macam perilaku konsumen. Ada perilaku konsumen yang agresif, kritikus, konsumen yang ramah, sampai dengan konsumen yang pasif. Oleh sebab itu, Anda dituntut agar bisa bersikap bijaksana dan mengesampingkan emosi Anda. Jangan pernah melibatkan emosi Anda, karena hanya akan memberikan citra buruk yang bisa mengancam nama baik perusahaan Anda.

Ketiga, membangun komunikasi pemasaran yang efektif. Meskipun Anda adalah seorang penjual dan masyarakat umum merupakan target pasar yang bakal Anda bidik. Namun jangan pernah membatasi komunikasi yang terbangun agar kedekatan antara penjual dan pembeli bisa terjalin dengan baik. Bila perlu, jadilah sahabat bagi konsumen Anda agar kedepannya Anda bisa mengetahui kebutuhan, keinginan, dan permintaan para konsumen.

Keempat, memiliki cara efektif untuk menghubungi para pelanggannya. Selain jago dalam memikat calon konsumen, tentunya seorang pelaku pasar juga harus handal dalam mem-follow up calon pelanggannya. Gunakan cara-cara efektif agar Anda tidak terkesan memaksa calon konsumen Anda. Misalnya saja seperti menghubungi mereka pada waktu santai serta menggunakan bahasa yang bersahabat agar konsumen memberikan respon positif pada Anda.

Kelima, melibatkan konsumen untuk membuktikan langsung kelebihan produk Anda. Sekarang ini konsumen di pasaran sudah mulai cerdas, mereka mulai selektif dalam menanggapi penawaran, sehingga sebagai seorang pelaku pasar Anda harus pintar-pintar untuk meyakinkan calon konsumen. Misalnya saja dengan mengajak calon konsumen untuk ikut demonstrasi produk agar bisa membuktikan langsung kelebihan produk Anda.

Semoga kelima tips pemasaran yang telah kita bahas bersama bisa memberikan manfaat bagi para pembaca dan membantu para pemula yang sedang bingung memasarkan produk-produknya.

Sumber : http://bisnisukm.com/selling-skill-yang-dibutuhkan-pelaku-pasar.html