9
Steps Personal Branding
Kamis, 14 Februari 2013
Selasa, 05 Februari 2013
Hati – Hati Memilih Teman
Hati – Hati Memilih
Teman
Memiliki
banyak teman memang membawa keuntungan tersendiri. Namun untuk kebaikan masa
depan Anda, kehati-hatian diperlukan dalam memilih teman.
Dengan
siapa Anda menghabiskan waktu, dan apakah Anda sudah memilih teman dengan
hati-hati untuk masa depan Anda.
Robert
Kiyosaki pernah mengikuti sebuah seminar 22 tahun yang lalu dimana
instrukturnya meminta Robert menuliskan enam nama orang yang paling sering
melewatkan waktu bersama Robert. Kemudian instruktur tersebut menulis dan
mengumumkan, “Kalian sedang menatap masa depan kalian, keenam orang yang paling
sering meluangkan waktu bersama kalian adalah masa depan kalian.”
Sekarang
silahkan Anda melakukan tugas yang sama, tulis enam orang yang paling sering
dengan kalian. Mungkin tidak selalu teman Anda, mereka mungkin rekan kerja,
pasangan hidup, anak-anak, kelompok agama, atau kelompok sosial anda. Saya
pribadi waktu mengerjakan tugas ini 6 tahun yang lalu, daftar nama saya
didominasi rekan kerja. Sekarang setelah 6 tahun berlalu, kelima orang lain
dalam daftar saya yang dulu masih menjadi teman baik saya, tapi kami jarang
ketemu.
Mereka
orang-orang yang menyenangkan dan mereka hidup bahagia dengan hidup mereka.
Perubahan saya hanya melibatkan diri saya, saya ingin merubah masa depan saya.
Supaya berhasil mendapatkannya, saya harus merubah cara berfikir saya dan
sebagai akibatnya juga merubah orang-orang yang menghabiskan waktu bersama
saya.
Menurut
saya pribadi, kesuksesan kita sangat tergantung 2 hal :
1.
Apapun yang dimasukkan dalam otak kita.
2.
Siapa yang kenal kita
Robert
Kiyosaki dan saya tidak memilih teman-teman berdasarkan keadaan finansial
mereka. Kami memilih teman-teman yang nyata-nyata berkaul kemiskinan dan juga
teman yang menghasilkan jutaan dollar setiap tahun. Maksud saya, kami belajar
dari mereka semua dan secara sadar kami berusaha untuk belajar dari mereka. Kami
akui bahwa ada orang yang saya cari karena mereka mempunyai uang. Tetapi saya
tidak mengejar uang mereka, saya mencari pengetahuan mereka.
Dalam
beberapa kasus orang-orang yang mempunyai banyak uang itu menjadi sahabat baik,
tetapi tidak semuanya. Kami juga belajar dari teman-teman kami yang bergumul
secara finansial, kami belajar apa yang tidak boleh kami lakukan.
Banyak
orang datang ke tempat teman-teman yang kaya, tapi mereka datang untuk mencari
satu atau dua hal atau kedua-duanya, yaitu :
1.
Pinjaman/hutang
2.
Pekerjaan
Mereka
tidak pernah datang kepada teman yang kaya untuk bertanya bagaimana mereka bisa
kaya.
Sudahkah
Anda memilih teman-teman yang Anda ingin menjadi..?
Temukan
seseorang yang telah melakukan apa yang ingin Anda lakukan, ajaklah mereka
makan siang, mintalah nasehat kepada mereka bagaimana cara mereka menjadi
sukses.
Sumber
: http://www.tdwclub.com/showthread.php?511-Hati-hati-Dalam-Memilih-Teman
Model Mindset Orang
Model Mindset Orang
Dalam
menjalani bisnis, pola pikir setiap orang beragam. Tujuan hidup pun dipengaruhi
oleh cara berpikir Anda. Mindset memiliki model dan jenis tertentu.
Jenis-jenis
mindset yang akan saya jelaskan dibawah ini adalah mindset orang-orang yang
sering dipakai untuk bisnis. Tapi ada satu mindset yang saya rekomendasikan
dalam bisnis Anda, yang saya yakin ini menjadi nilai tambah dalam bisnis Anda.
Berikut
jenis-jenis model mindset :
1. Lose & Lose
Ini
mindset yang harus Anda dan bisnis Anda jauhi. Misalnya, ada sekelompok
karyawan yang menuntut kenaikkan gaji kepada suatu perusahaan dengan cara
berdemo, jika seperti ini siapa yang lose? Kedua-duanya baik karyawan (pendemo)
dan pemimpin perusahaan juga. Mengapa? Karena proses produksi perusahaan
tersebut berhenti dan si karyawan akan terancam blacklist karena dianggap
seorang pendemo.
2. Win & Lose
Mindset
seperti ini hanya Anda yang untung tanpa Anda memikirkan orang lain akan
mendapatkan keuntungan atau tidak. Ini hanya menang sepihak.
3. I Win & You Win
Jika
seperti ini Anda dan orang lain akan memperoleh keuntungan Anda, namun Anda
terlebih dahulu yang akan memperoleh keuntungan.
4. You Win & I Win
Mindset
ini yang sangat rekomendasikan, karena membiarkan orang lain win terlebih
dahulu baru Anda yang win. Maka Anda akan lebih disukai dan dipercaya oleh
banyak orang. Jika Anda terapkan dalam bisnis Anda maka bisnis tersebut akan
berjalan dengan lancar. Karena semua win dulu, termasuk karyawan, partner,
konsumen, relasi, kolega, klien, dan pihak lain yang ada dalam bisnis Anda.
Sekian
tentang mindset, semoga bermanfaat. Rubah mindset Anda untuk mencapai tujuan
Anda.
Sumber
: http://www.tdwclub.com/showthread.php?516-Jenis-Jenis-Model-Mindset-Orang
Langganan:
Postingan (Atom)


