Selasa, 05 Februari 2013

Hati – Hati Memilih Teman


Hati – Hati Memilih Teman



Memiliki banyak teman memang membawa keuntungan tersendiri. Namun untuk kebaikan masa depan Anda, kehati-hatian diperlukan dalam memilih teman.

Dengan siapa Anda menghabiskan waktu, dan apakah Anda sudah memilih teman dengan hati-hati untuk masa depan Anda.

Robert Kiyosaki pernah mengikuti sebuah seminar 22 tahun yang lalu dimana instrukturnya meminta Robert menuliskan enam nama orang yang paling sering melewatkan waktu bersama Robert. Kemudian instruktur tersebut menulis dan mengumumkan, “Kalian sedang menatap masa depan kalian, keenam orang yang paling sering meluangkan waktu bersama kalian adalah masa depan kalian.”

Sekarang silahkan Anda melakukan tugas yang sama, tulis enam orang yang paling sering dengan kalian. Mungkin tidak selalu teman Anda, mereka mungkin rekan kerja, pasangan hidup, anak-anak, kelompok agama, atau kelompok sosial anda. Saya pribadi waktu mengerjakan tugas ini 6 tahun yang lalu, daftar nama saya didominasi rekan kerja. Sekarang setelah 6 tahun berlalu, kelima orang lain dalam daftar saya yang dulu masih menjadi teman baik saya, tapi kami jarang ketemu.

Mereka orang-orang yang menyenangkan dan mereka hidup bahagia dengan hidup mereka. Perubahan saya hanya melibatkan diri saya, saya ingin merubah masa depan saya. Supaya berhasil mendapatkannya, saya harus merubah cara berfikir saya dan sebagai akibatnya juga merubah orang-orang yang menghabiskan waktu bersama saya.

Menurut saya pribadi, kesuksesan kita sangat tergantung 2 hal :

1. Apapun yang dimasukkan dalam otak kita.
2. Siapa yang kenal kita

Robert Kiyosaki dan saya tidak memilih teman-teman berdasarkan keadaan finansial mereka. Kami memilih teman-teman yang nyata-nyata berkaul kemiskinan dan juga teman yang menghasilkan jutaan dollar setiap tahun. Maksud saya, kami belajar dari mereka semua dan secara sadar kami berusaha untuk belajar dari mereka. Kami akui bahwa ada orang yang saya cari karena mereka mempunyai uang. Tetapi saya tidak mengejar uang mereka, saya mencari pengetahuan mereka.

Dalam beberapa kasus orang-orang yang mempunyai banyak uang itu menjadi sahabat baik, tetapi tidak semuanya. Kami juga belajar dari teman-teman kami yang bergumul secara finansial, kami belajar apa yang tidak boleh kami lakukan.

Banyak orang datang ke tempat teman-teman yang kaya, tapi mereka datang untuk mencari satu atau dua hal atau kedua-duanya, yaitu :

1. Pinjaman/hutang
2. Pekerjaan

Mereka tidak pernah datang kepada teman yang kaya untuk bertanya bagaimana mereka bisa kaya.

Sudahkah Anda memilih teman-teman yang Anda ingin menjadi..?

Temukan seseorang yang telah melakukan apa yang ingin Anda lakukan, ajaklah mereka makan siang, mintalah nasehat kepada mereka bagaimana cara mereka menjadi sukses.
Sumber : http://www.tdwclub.com/showthread.php?511-Hati-hati-Dalam-Memilih-Teman

Model Mindset Orang


Model Mindset Orang




Dalam menjalani bisnis, pola pikir setiap orang beragam. Tujuan hidup pun dipengaruhi oleh cara berpikir Anda. Mindset memiliki model dan jenis tertentu.




Jenis-jenis mindset yang akan saya jelaskan dibawah ini adalah mindset orang-orang yang sering dipakai untuk bisnis. Tapi ada satu mindset yang saya rekomendasikan dalam bisnis Anda, yang saya yakin ini menjadi nilai tambah dalam bisnis Anda.

Berikut jenis-jenis model mindset :

1.       Lose & Lose
Ini mindset yang harus Anda dan bisnis Anda jauhi. Misalnya, ada sekelompok karyawan yang menuntut kenaikkan gaji kepada suatu perusahaan dengan cara berdemo, jika seperti ini siapa yang lose? Kedua-duanya baik karyawan (pendemo) dan pemimpin perusahaan juga. Mengapa? Karena proses produksi perusahaan tersebut berhenti dan si karyawan akan terancam blacklist karena dianggap seorang pendemo.

2.       Win & Lose
Mindset seperti ini hanya Anda yang untung tanpa Anda memikirkan orang lain akan mendapatkan keuntungan atau tidak. Ini hanya menang sepihak.

3.       I Win & You Win
Jika seperti ini Anda dan orang lain akan memperoleh keuntungan Anda, namun Anda terlebih dahulu yang akan memperoleh keuntungan.

4.       You Win & I Win
Mindset ini yang sangat rekomendasikan, karena membiarkan orang lain win terlebih dahulu baru Anda yang win. Maka Anda akan lebih disukai dan dipercaya oleh banyak orang. Jika Anda terapkan dalam bisnis Anda maka bisnis tersebut akan berjalan dengan lancar. Karena semua win dulu, termasuk karyawan, partner, konsumen, relasi, kolega, klien, dan pihak lain yang ada dalam bisnis Anda.

Sekian tentang mindset, semoga bermanfaat. Rubah mindset Anda untuk mencapai tujuan Anda.

Sumber : http://www.tdwclub.com/showthread.php?516-Jenis-Jenis-Model-Mindset-Orang