Sabtu, 18 Mei 2013

Sikap Proaktif


Sikap Proaktif



Sikap proaktif sangat penting sekali dalam berbisnis, karena seseorang mampu menangkap peluang yang ada, memiliki visi yang jelas kedepan, selalu aktif dan memikirkan apa yang dapat mereka lakukan untuk meningkatkan kualitas kehidupannya.

Sedangkan kebalikan dari sikap proaktif adalah sikap reaktif. Reaktif adalah sikap seseorang yang bereaksi negatif terhadap lingkungannya. Mereka tidak bisa mengambil peluang yang ada, tidak memiliki visi kedepan, tidak aktif, dan tidak memiliki keinginan untuk meningkatkan kualitas kehidupannya.

Biasanya, orang reaktif menggunakan bahasa reaktif seperti Saya tidak bisa, saya harus, seandainya. Orang reaktif percaya bahwa mereka tidak bertanggung jawab atas apa yang mereka katakan dan lakukan, karena mereka merasa tidak punya pilihan.

Sikap proaktif telah disebutkan sebagai salah satu dari 7 kebiasaan manusia yang sangat efektif Di dalam buku yang berjudul “The 7 Habits Of Highly Effective People” Tepatnya adalah jadilah proaktif. Nah, dalam artikel kali ini saya akan lebih detail membahas tentang sikap proaktif ini.

Ciri-Ciri Orang Proaktif
Berikut adalah ciri-ciri sikap proaktif :

•Tidak mudah tersinggung pada apa yang membuat pada sesuatu yang tidak sesuai

•Bertanggung jawab terhadap tindakannya sendiri dan memilih berfikir sebelum bertindak.

•Orang-orang proaktif adalah pelaku- pelaku perubahan dan memilih untuk tidak menjadi korban, untuk tidak bersikap reaktif, untuk tidak menyalahkan orang lain.

•Fokus pada hal-hal yang bisa mereka ubah dan tidak mengkhawatirkan hal-hal yang tidak bisa mereka ubah.

•Tidak menyalahkan keadaan ataupun kondisi lingkungan jika seandainya ada yang tidak sesuai dengan keinginannya.

•Mampu mengambil keputusan yang tepat walaupun pada situasi yang sangat sulit.

•Orang proaktif biasanya menggunakan bahasa proaktif seperti : Aku bisa, aku akan, aku lebih suka, karena mereka berpikir positif pada setiap keadaaan.

•Jadilah Proaktif berkaitan dengan mengambil tanggung jawab untuk hidup Anda. Anda tidak bisa terus menyalahkan segala sesuatu pada orang tua atau orang lain. Orang proaktif sadar bahwa mereka mampu merespon sesuai keinginannya.

Manfaat Memiliki Sikap Proaktif
Seseorang yang memiliki sikap proaktif tentu sangat bermanfaat pada kualitas hidupnya. Proaktif di sini adalah bertindak aktif namun tetap mengacu kepada nilai-nilai yang diyakininya. Tapi perlu disadari bahwa segala tindakan yang dilakukan memiliki konsekuensi yang harus dihadapi dimasa mendatang. Karena kita tahu bahwa setiap tindakan itu memiliki konsekuensi.

Sikap Proaktif Seperti Menjemput Bola
Sikap proaktif disini sama seperti menjemput bola. Misalnya adalah pada waktu pelayanan bisnis anda pada pelanggan. Anda seharusnya berani menyapa pelanggan lebih dulu seperti dengan kalimat “Ada yang bisa kami bantu?”. Kalimat ini adalah kalimat proaktif, sebelum tamu atau pelanggan meminta bantuan, Anda telah menawarkan terlebih dahulu.

Sikap proaktif inilah yang bisa membuat anda menjemput peluang yang ada pada anda. Istilah ini disebut dengan sikap menjemput bola. Jika anda melakukannya, maka anda seperti menjemput bola dalam hal ini adalah menjemput peluang yang datang kepada kita.

Mengapa Perlu Proaktif?
Mengapa kita memerlukan sikap proaktif ini? Karena tidak ada bisnis apapun yang tidak menghadapi kompetisi, selalu ada persaingan. Sehingga untuk memenangkan persaingan itu maka diperlukanlah sikap proaktif ini. Nah, berikut adalah beberapa alasan mengapa kita perlu bersikap proaktif.

Sikap ini sangat diperlukan terutama pelayanan kepada pelanggan yaitu karena:

1.Kita perlu kecepatan dalam menjemput peluang. Karena jika kita tidak cepat maka akan di dahului oleh kompetitor. Inilah yang perlu anda lakukan untuk menang dalam persaingan.

2.Kebutuhan pelanggan berubah atau meningkat dari waktu ke waktu sehingga apabila kita tidak aktif mencari tahu kondisi pelanggan, akan kehilangan kesempatan untuk dapat memberikan pelayanan yang memuaskan pelanggan.

3.Pelanggan senang dihargai dan dianggap penting bagi perusahaan, hal ini dapat ditunjukkan dengan kesukaan mereka apabila dilayani dengan baik dan diperhatikan kebutuhannya karena kita aktif terhadap pelanggan. Ingat, kalau pelanggan sudah menyukai pelayanan kita maka pelanggan akan setia pada anda dan perusahaan anda.

4.Seperti halnya peluang atau pasar potensial tidak akan bisa ditemukan tanpa adanya usaha-usaha yang bersifat proaktif. Sebagai contoh seorang marketing, kalau tidak banyak turun ke lapangan, tidak akan menemukan peluang pelanggan baru yang ternyata masih bisa digali di lapangan.

Cara Bersikap Proaktif
Banyak cara yang bisa kita lakukan dalam bersikap proaktif. Salah satunya yang saya jelaskan di atas, yaitu menjemput bola. Selain itu, seseorang harus memiliki beberapa sikap untuk mendukung proaktif tersebut yaitu sikap rendah hati.

Hal ini dikarenakan terkadang harus menghadapi penolakan atau sikap dingin dari pelanggan atau calon pelanggan. Namun, selama ujungnya akan menghasilkan bisnis jangka panjang mengapa tidak kita hadapi saja?

Itulah yang bisa saya sampaikan tentang sikap proaktif ini. Semoga artikel tentang pentingnya sikap proaktif dalam berbisnis ini bermanfaat untuk Anda!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar